Polri
Harus Dekat dengan Masyarakat & Kalangan Seniman

Kabag Pensat Polri, Kombes Pol Rana Swadayana
“Dengan digagasnya banyak komunikasi baik dengan seniman maupun komunitas blogger dan lainnya menandakan fungsi kontrol makin baik dan banyak masukan kepada Polri, lanjut Rana. Sebaliknya seniman juga butuh pendukung, seperti diketahui seniman dari Jawa barat ini banyak sekali, dengan bermitra dengan Polri semoga bisa berkembang dengan lebih baik. Sekarang ini kita perlu dekat dengan masyarakat supaya masyarakat bisa membantu atau mengkritisi polisi, kritik membangun tentunya.
Bila komunikasi jalan, umpamanya ada yang punya masukan atau ide bagus buat kita akan diterima terkait kinerja, jadi kita nantinya seperti saudara dan semakin dekat, kita sudah banyak melakukan kemitraan seperti dengan komunitas motor dan sekarang dengan para budayawan, yang akhir akhir ini semakin terkikis, seperti calung yang menghasilkan pelawak, pelawaknya sudah kemana - mana calungnya tetap saja jalan di tempat, bahkan banyak yang hilang, padahal kan Calung betul - betul ciri khas Jawa barat.
Ini kan yang terjadi, mudah mudahan dengan adanya kemitraan atau kolaborasi para seniman dengan Polda Jabar perkembangannya makin baik, nanti unsur pemerintah juga kita gandeng, himbauan saya untuk para seniman, jangan bosan - bosan menciptakan karya seni yang bagus, harus disesuaikan dengan kondisi jaman sekarang hingga bisa dicerna oleh kalangan muda agar cinta budaya sendiri, harus dikemas sedemikian rupa hingga bisa menjual, sehingga budaya asli daerah tetap di peringkat atas,” pungkasnya.** (Yusman)
Bandung,
Media Jabar - Terjalinnya pertemuan untuk menjalin kemitraan antara
seniman, budayawan serta komunitas blogger/media sosial dengan Bidang
Humas Polda Jabar yang baru-baru ini dilangsungkan di Hotel Horison
Bandung, mendapat tanggapan positif dari Kabag Pensat Mabes Polri,
Kombes Pol Rana Swadayana. Menurut pria asal Garut Jabar ini polisi
memang harus bermitra dengan masyarakat, “makin banyak terjalin
kemitraan dengan berbagai kalangan makin baik, karena tugas kita kan
melindungi dan mengayomi masyarakat,” terangnya.
“Dengan digagasnya banyak komunikasi baik dengan seniman maupun komunitas blogger dan lainnya menandakan fungsi kontrol makin baik dan banyak masukan kepada Polri, lanjut Rana. Sebaliknya seniman juga butuh pendukung, seperti diketahui seniman dari Jawa barat ini banyak sekali, dengan bermitra dengan Polri semoga bisa berkembang dengan lebih baik. Sekarang ini kita perlu dekat dengan masyarakat supaya masyarakat bisa membantu atau mengkritisi polisi, kritik membangun tentunya.
Bila komunikasi jalan, umpamanya ada yang punya masukan atau ide bagus buat kita akan diterima terkait kinerja, jadi kita nantinya seperti saudara dan semakin dekat, kita sudah banyak melakukan kemitraan seperti dengan komunitas motor dan sekarang dengan para budayawan, yang akhir akhir ini semakin terkikis, seperti calung yang menghasilkan pelawak, pelawaknya sudah kemana - mana calungnya tetap saja jalan di tempat, bahkan banyak yang hilang, padahal kan Calung betul - betul ciri khas Jawa barat.
Ini kan yang terjadi, mudah mudahan dengan adanya kemitraan atau kolaborasi para seniman dengan Polda Jabar perkembangannya makin baik, nanti unsur pemerintah juga kita gandeng, himbauan saya untuk para seniman, jangan bosan - bosan menciptakan karya seni yang bagus, harus disesuaikan dengan kondisi jaman sekarang hingga bisa dicerna oleh kalangan muda agar cinta budaya sendiri, harus dikemas sedemikian rupa hingga bisa menjual, sehingga budaya asli daerah tetap di peringkat atas,” pungkasnya.** (Yusman)